Jumat, 01 Desember 2017

Berat Badan Turun Secara Drastis , Hati-hati Bisa Merupakan Gejala HIV


Penyakit HIV begitu sulit untuk diketahui pada tahap awal lantaran gejala HIV yang samar-samar, dengan demikian banyak yang mengabaikan penyakit ini, padahal apabila dibiarkan begitu saja HIV akan berubah menjadi AIDS dengan segala komplikasi berbahaya karena melemahnya sistem imun.

http://wayangpokerblog.blogspot.co.id/


HIV sendiri merupakan singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Ya, HIV adalah sebuah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh (imunitas) manusia. Ciri-ciri orang terkena HIV, tubuhnya tidak akan mampu melawan infeksi dan penyakit. Akibatnya, kondisi pasien HIV akan semakin melemah dari hari ke hari.

:: Salah satu tanda pertama simptom atau ciri-ciri HIV atau acute retroviral syndrom (ARS) dapat menjadi demam ringan. Demam yang sering disertai gejala lainnya, seperti kelelahan, kelenjar getah bening, dan sakit tenggorokan berarti virus bergerak ke dalam aliran darah dan mulai mereplikasi dalam jumlah besar. Yang terjadi, ada reaksi inflamasi oleh sistem kekebalan tubuh

:: Ketika muncul ruam atau kemerahan yang terjadi tanpa ada reaksi alergi atau overdosis obat, maka harus diwaspadai jangan-jangan ini merupakan salah satu dari ciri-ciri HIV AIDS. Ruam ini dapat terjadi pada tahap awal penyakit atau tahap lanjut ketika sisitem kekebalan tubuh menjadi lemah. Ruam dapat muncul berupa warna merah, coklat, merah muda, atau bercak keunguan. Jika ruam kulit terus bertahan meskipun sudah diobati, pertimbangkan untuk menjalani tes HIV.

:: Penurunan berat badan. Hal ini merupakan tanda penyakit HIV yang lebih maju, menyebabkan sebagian diare berat. Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan. Amerika Serikat mengumumkan, seseorang dianggap memiliki sindrom ini jika mereka kehilangan 10 persen atau lebih dari berat badan mereka. Dia juga akan mengalami diare atau demam selama lebih dari 30 hari.

HIV ialah virus yang cukup lemah. Virus ini tidak dapat bertahan lama di luar tubuh manusia. Virus ini bisa ditemukan di cairan tubuh orang yang sudah terinfeksi HIV. Bentuk cairan tubuh itu sendiri dapat berupa cairan vagina, cairan sperma, darah, cairan anus, dan ASI.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar